May 2020

Persiapan CPB : Analisa Data

Adapun proses persiapan secara umum antara lain : 1.        Analisa data pasien a. Data Demografi             Data demografi ini merupakan data umum pasien yang minimal harus dicantumkam antara lain nama pasien, nomor medical record, umur, jenis kelamin, berat badan (BB), dan tinggi badan (TB). Dari data demografi ini kia akan bisa menentukan protokol persiapan apa …

Persiapan CPB : Analisa Data Read More »

Persiapan Tatalaksana Pintas Jantung Paru

Oleh Dwi Sigit Shiamtafa Pendahuluan Cardiopulmonari bypass (CPB) adalah salah satu teknologi ekstrakorporeal yang dibuat untuk mengambil alih fungsi alami sirkulasi tubuh dalam waktu sementara. Metode ini memungkinkan darah dari sistem pembuluh darah vena pasien didrainase ke sistem CPB dan dioksigenasi kemudian dialirkan ke sirkulasi pembuluh darah arteri. Metode ini secara umum dilakukan untuk membantu …

Persiapan Tatalaksana Pintas Jantung Paru Read More »

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest: Pustaka

1.      AUGOUSTIDES jg, Pantin EJ, Cheung AT. Thoracic aorta. In: Kaplan JA, Reich DL, Savino JS, ed. Kaplan’s cardiac anesthesia: the echo era 6th ed. St.Louis, Missouri : Saunders; 2011, 637-74 2.      Leshnower BG, Chen EP. Cerebral protection strategies for aortic arch surgery. Front Lines of Thoracic Surgery 2014; 215-25 3.      Fox A, Cooper JR. …

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest: Pustaka Read More »

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest : Kesimpulan

Oleh: Cahya Rudiana  KESIMPULAN Strategi proteksi serebral harus menjadi perhatian yang utama pada prosedur yang melibatkan perubahan pada aliran darah ke otak yang bersifat temporer. Pemilihan strategi yang optimal untuk tatalaksana sirkulasi selama pembedahan arkus aorta masih menjadi kontroversi. Deep Hypothermic Circulatory arrest (DHCA) adalah teknik yang digunakan selama bedah rekontruksi arkus aorta dan pembuluh …

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest : Kesimpulan Read More »

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest : MONITORING

Oleh: Cahya Rudiana        Pemantauan pasien dewasa yang sedang menjalani rekontruksi aorta mencakup semua pemantauan non-invasif sesuai dengan standar American Society of Anesthesiologistists, pemantauan hemodinamik invasif termasuk kateter arteri dan kateter arteri pulmonalis, transesophageal echocardiography (TEE), dan pemantauan neurofisiologis.1,3,5 TEE sangat berguna dalam  memantau fungsi kardiovaskular dalam banyak aspek termasuk menilai fungsi jantung …

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest : MONITORING Read More »

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest: Antegrade Cerebral Perfusion (ACP)

Oleh: Cahya Rudiana      Usaha pertama untuk dalam melakukan operasi arkus aorta dengan menggunakan metode perfusi serebral antegrade (ACP) pada tahun 1957, telah sukses dilaporkan oleh  De Bakey dan kawan-kawan menggunakan normotermik CPB dan kanulasi pada kedua arteri subklavia dan arteri karotis dengan beberapa pompa CPB yang terpisah. Namun, setelah beberapa upaya sebelumnya, metode ACP …

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest: Antegrade Cerebral Perfusion (ACP) Read More »

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest : Retrograde Cerebral Perfusion (RCP)

Oleh: Cahya Rudiana  Perfusi cerebral secara retrograde (RCP) biasanya diaplikasikan bersama-sama dengan teknik DHCA untuk meningkatkan proteksi serebral. RCP pertama kali diterapkan oleh Mills dan Ochner pada tahun 1980 untuk management emboli udara yang masif di arteri selama pintas jantung paru. RCP diaplikasikan dengan cara kanulasi dan pengikatan pada vena cava superior kemudian memberikan infus …

Strategi Proteksi Serebral Selama Circulatory Arrest : Retrograde Cerebral Perfusion (RCP) Read More »

Strategi Proteksi Serebral selama Circulatory Arrest: Proteksi Farmakologis

Oleh: Cahya Rudiana  Banyak intervensi farmakologi yang telah digunakan untuk proteksi organ selama DHCA. Penelitian pada binatang menunjukkan efek yang menguntungkan dari barbiturat, steroid, dan antikonvulsan, lidokain, calcium channel blockers(nimodipine), dan antagonis pada subtipe reseptor glutamate. Barbiturat bertindak dengan mengurangi CMRO2, CBF, asam lemak bebas, radikal bebas, edema serebral, dan aktivitas kejang. Steroid, khususnya deksametason …

Strategi Proteksi Serebral selama Circulatory Arrest: Proteksi Farmakologis Read More »

Strategi Proteksi Serebral selama circulatory arrest

Oleh: Cahya Rudiana  1.    Deep Hypothermic Circulation Arrest (DHCA) Fase pendinginan harus bertahap, menyeluruh, dan cukup panjang untuk mencapai alokasi homogen darah ke berbagai organ. Untuk mencapai suhu inti tubuh (kandung kemih atau rektal dan esofagus), pendinginan harus berlangsung setidaknya selama 30 menit. Pendinginan yang terlalu cepat dapat membuat ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen, dan …

Strategi Proteksi Serebral selama circulatory arrest Read More »

PATOFISIOLOGI CEDERA OTAK ISKEMIA

Oleh: Cahya Rudiana  Patofisiologi cidera iskemik akibatpada henti sirkulasi    Cidera iskemia otak memicu morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Hipoksia jaringan menyebabkan berkurangnya ATP yang menyebabkan disfungsi pada semua fungsi yang bergantung pada energi. Hal ini menjadi penting karena kegagalan pompa NA+ K+ ATPase pada sel neuro menyebabkan pembengkakan sel dan depolarisasi yang berlebihan. Hal …

PATOFISIOLOGI CEDERA OTAK ISKEMIA Read More »

Comingsoon !!

Konten masih dalam tahap development, fitur akan segera tersedia dalam waktu dekat